Pages

Friday, December 20, 2013

Tanda-Tanda Hampir Meninggal

 
Tanda – Tanda Orang Akan Meninggal Dunia? – Setiap kehidupan di dunia ini pasti akan berakhir pada kematian. Namun, tidak ada satupun orang yang bisa tahu kapan kematian itu akan datang. Tidak mudah bahkan tidak mungkin memprediksi kapan orang akan mati. Berdasarkan informasi yang kami terima dari Mayoclinic, tanda – tanda orang yang kehidupannya akan berakhir menurut pengalaman di dunia kedokteran adalah sebagai berikut.

tanda tanda orang akan meninggal


1. Merasa gelisah
Ketika seseorang dekat dengan akhir hidupanya, banyak yang merasa gelisah. Seringkali posisi tidur mereka berubah – ubah dan merasa tidak tenang. Orang tersebut akan merasa gelisah, bingung, dan tidak tenang karena pernafasannya menjadi tidak teratur.

2. Menarik diri
Dia akan menarik diri dari kehidupan disekitarnya, menjadi anti sosial dan merasa lebih baik sendiri.

3. Sering mengantuk
Tanda yang ketiga adalah sering merasa mengantuk dan banyak menghabiskan waktunya untuk tidur. Hal ini terjadi karena orang tersebut menghemat energi hanya tersisa sedikit di dalam tubuh.

4. Kehilangan nafsu makan.
Nafsu makan akan menghilang dan biasanya porsi makannya akan jauh lebih sedikit dari biasanya. Berhubugan dengan seringnya mengantuk, ketika energi yang ada tersebut hilang, maka orang tersebut akan kehilangan nafsu makan dan minumnya. Proses untuk menelan makanan pun menjadi sulit. Mulut orang tersebut juga akan menjadi kerang. Memaksa orang sedang masuk dalam masa sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.

5. Mengalami jeda saat bernapas
Hal ini bisa terjadi pada saat terjaga ataupun sedang tertidur.

6. Luka yang sulit sembuh
Luka atau infeksi yang ada relatif lebih sulit untuk disembuhkan.

7. Pembengkakan.
Pada banyak kasus kematian, seseorang akan terjadi pembengkakan dibeberapa bagian tubuhnya seperti tangan, kaki, dan bagian  tubuh lainnya.

8. Sering Mengompol
Seseorang yang sekarat atau sudah dekat dengan akhir kehiduapnnya akan kesulitan untuk mengontrol kandung kemih dan ususnya.

9. Kejang Otot
Saat sel-sel yang ada didalam tubuh orang tersebut mulai kehilangan sambungan, maka orang tersebut akan mengalami kejang otot.

10. Tubuh tidak mendapatkan asupan oksigen
Saat tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen, ini mengindikasikan dimulainya proses sekarat. Kecepatan kematian sel berbeda – beda, dan panjang proses sekarat bergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini. Semakin lama sel dapat bertahan, maka semakin lama porses kematian. Otak juga memerlukan asupan oksigen dalam jumlah yang banyak dan otak hanya mempunyai sedikit oksigen cadangan. Sehingga apabila asupan oksigen tidak mencukupi, maka kematian sel hanya membutuhkan waktu 3-7 menit saja.

11. Kaki dan Tangan Dingin
Seseorang yang sudah dekat dengan kematiannya akan merasa dingin pada daerah kaki dan tangannya dan pada bagian tersebut mulai sedikit membiru akibat aliran darah ke daerah tersebut terhenti. Lalu, semakin lama akan semakin menyebar pada tubuh bagian atas seperti kuku, lengan dan bibir.

12. Tatapan Mata Kosong
Orang yang sudah dekat dengan ajalnya akan menjadi tidak responsif. Walaupun matanya terbuka, dia tidak bisa melihat sekelilingnya.

13.  Pernafasan Berhenti
Setelah tatapan mata kosong, orang tersebut akan berhenti bernafas.

14. Berhentinya kerja jantung
Pada tahap ini, maka orang tersebut secara klinis dapat dinyatakan sudah mati. Hal ini terjadi karena tidak adanya sirkulasi oksigen serta tidak adanya cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel yang ada didalam tubuh. Tetapi, proses kematian klinis ini sebenarnya bisa dikembalikan dengan cara melalui proses CPR (napas bantuan), ventilator atau transfusi. Namun apabila dalam waktu 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada indikasi perubahan, itu berarti jantung sudah berhenti bekerja. Akibat dari berhentinya kerja jantung adalah aliran darah serta oksigen ke seluruh juga akan berhenti, tidak terkecuali aliran ke otak. Karena tidak adanya aliran oksigen dan darah ke otak, maka kerja otak akan berhenti dan saat itulah seseorang dinyatakan meninggal dunia.
Itulah tadi 14 tanda kematia seseorang. Sekali lagi, kematian hanya diketahui oleh Sang Maha Pencipta. Artikel diatas hanya ulasan berdasarkan pengalaman di dunia kedokteran. Semoga bisa menjadi artikel yang bermanfaat sebagai pengetahuan - sumber http://updateinformasi.com

NAZAK DAN SAKARATUL MAUT

Cara Menghadapi Orang Sakit Yang Nazak
 

Pendahuluan

Kematian adalah sesuatu yang pasti dan kita harus bersedia menghadapinya kerana ia merupakan titik permulaan kepada penghidupan yang kekal abadi. Hanya mukmin yang dipanggil menghadap Tuhannya dengan hati bersih memperolehi kejayaan.

Menguruskan jenazah adalah merupakan perkara yang tidak boleh kita elakkan begitu sahaja. Ianya merupakan fardhu kifayah ke atas umat Islam. Dengan adanya sebahagian umat Islam yang mengetahuinya akan selesailah tanggungjawab itu.

Namun dalam keadaan sekarang ini, kesedaran di kalangan generasi muda untuk melaksanakan tanggungjawab ini amat tipis sekali. Ramai dari generasi muda yang tidak tahu cara-cara menguruskan jenazah dan hanya menyerahkan sepenuhnya kepada jenerasi yang lebih tua dari mereka untuk melaksanakannya. Bayangkanlah suatu hari nanti ayah atau ibu kita meninggal dunia. Tergamakkah kita membiarkan orang lain menguruskannya sedangkan diri kita hanya melihat tanpa sebarang ilmu.

Sejajar dengan itu maka terbitlah risalah kecil ini bagi memberikan sedikit bimbingan dan panduan. Seperkara yang perlu diingat di samping kita menguruskan jenazah, diharap ianya dapat menjadi pengajaran kepada kita yang masih hidup untuk bersiap sedia menuruti jejaknya suatu hari nanti. Dengan adanya panduan-panduan ini adalah diharapkan sedikit sebanyak dapat memberi pengetahuan kepada para pelawat jika berlaku sesuatu kematian agar dapat membantu menguruskannya. Marilah kita memahami kehendak fardhu kifayah ini, moga-moga ianya dapat menjadi penyambung kesempurnaan dalam pengamalan syariat agama kita.
Melawat Orang Yang Sakit

Hadis Rasulullah saw bersabda mafhumnya :
"Apabila kamu ziarahi orang sakit atau orang yang hampir mati, hendaklah kamu memperkatakan perkara yang baik, kerana sesungguhnya Malaikat mengucap Amin terhadap apa yang kamu katakan itu."
Hukum melawat orang sakit

Adalah fardhu kifayah melawat orang yang sakit menurut jumhur pendapat ulamak. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra mafhumnya :
“Ada lima Hak seorang Islam keatas orang Islam yang lain : menjawab salam, menziarahinya semasa sakit, melawat jenazah, menerima jemputannya, dan mendo’akannya apabila dia bersin”. (Hadith Riwayat Ahmad, Al-Bukhari, Muslim dan Abu Daud)
Adab Menziarahi Pesakit

  1. Lawatan ke tempat orang sakit hendaklah tidak makan masa yang lama.
  2. Sunat duduk berhampiran dengan kepalanya.
  3. Berdoalah untuk pesakit agar dia sembuh. Di riwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Aisyah : Bahawa Rasulullah saw biasa memohon perlindungan bagi sebahagian keluarga baginda. Disapukan dengan tangan kanannya lalu berkata : “Ya Allah wahai tuhan bagi sekelian manusia, lenyapkanlah penderitaan dan sembuhkanlah, kerana engkau yang dapat menyembuhkan. Tidak ada penyembuh kecuali penyembuhmu. Yakni penyembuh yang tidak meninggalkan penyakit lagi”.
  4. Berilah kata-kata semangat kepada orang yang sakit dan gembirakan dia.
  5. Menziarahi di waktu-waktu yang sesuai serta mengelakkan daripada waktu-waktu senja, makan dan lewat malam.
  6. Sekiranya ia berhutang segera jelaskan hutangnya (mengingatinya).
Tanda-tanda Orang Yang Hampir Ajal
  1. Tunduk hidungnya (hidungnya jatuh).
  2. Pucat/hilang cahaya mukanya.
  3. Lurus kakinya (lurus tapak kakinya).
  4. Tumitnya lembut.
  5. Renggang pergelangan tangannya dan juga sendi-sendinya.
Adab Menziarahi Orang Yang Hampir ajal (sedang nazak)
  1. Menghalakan pesakit yang nazak ke arah kiblat.
  2. Talqin/peringatan kepadanya.
  3. Ajarkan dia mengucap kalimah لا اله الا الله tidak usah ditambah dengan kalimah محمد رسول الله .
  4. Bacalah Surah Yasin dengan nyaring dan Surah Ar-Ra’du dengan perlahan.
  5. Sunat menitiskan air ke dalam mulut sekiranya terdapat tanda-tanda pesakit dahaga.
Hikmah Menziarahi Orang Sakit

Sakit adalah datangnya dari Allah. Penyakit yang ditimpa ke atas kita sebenarnya mengandungi hikmah. Antaranya ialah :
  1. Memberi kesedaran dan keinsafan kepada kita bahawa kita ini lemah dan tidak mempunyai kuasa dan kekuatan untuk menyembuhkannya melainkan Allah.
  2. Allah ingin menguji sejauh mana kesabaran kita menghadapi dugaan Allah.
  3. Allah ingin mengampunkan dosa kita yang kita telah lakukan samada secara sedar ataupun tidak.
Kedatangan Sakaratul Maut

Rasulullah saw bersabda mafhumnya :
“Tidak akan keluar nyawa seseorang mukmin sebelum ia melihat tempatnya dalam syurga dan tidak keluar nyawa seseorang kafir sebelum dia melihat tempatnya di dalam neraka”.
Beredar Roh Pada Jasad
  1. Hujung kaki ke lutut.
  2. Lutut ke pusat.
  3. Pusat ke dada.
  4. Dada ke leher (halkum).
Keadaan Malaikat Maut Ketika Mencabut Nyawa

Keadaan Malaikat Maut terhadap orang yang sudah sampai masanya menemui Allah swt akan menemui 2 keadaan :
  1. Yang beriman (keadaannya dengan rupa yang mengembirakan).
  2. Yang tidak beriman (keadaannya dengan rupa yang menakutkan dengan keadaan demikian kesakitan orang yang hampir mati tidak dapat dirasai oleh orang lain melaikan kepada mereka yang merasainya sahaja.
  3. Beberapa ulamak berpendapat : “Bahawa mati itu terlebih sangat kesakitannya daripada seribu palu dengan pedang dan terlebih sakit daripada gergaji dengan beberapa gergajinya dan terlebih sakit daripada gunting dengan beberapa gunting”.
Perkara Sunat Selepas Kematian.
  1. Mengingati tempat kembali, berdoa dan bersabar.
  2. Sunat diucapkan : “Sesungguhnya dari Allah kita datang dan kepadanya kita akan dikembalikan”.
  3. Memberi ucapan takziyah (menyabar) menghibur orang yang ditimpa musibah dengan mengebut hal-hal yang dapat menghilangkan duka. Doa Takziyah : “Moga-moga Allah swt menagndakan pahalamu dan memberi takziyah yang baik kepadamu serta mengampunkan yang mati itu”.
  4. Apabila sudah hilang nyawa wajiblah dipejamkan matanya dan dirapatkan mulutnya jika terbuka, dengan cermat. Kemudian diikatkan dagunya untuk memelihara daripada dimasuki serangga. Doanya ialah : “Ya Allah Ya Tuhan kami ampunkanlah dia, Ya Allah Ya Tuhan kami rahmatilah dia”.
  5. Hendaklah diletakkan mayat di tempat yang sesuai. Sebaik-baiknya di atas katil dengan keadaan melentang mengarah ke qiblat.
  6. Salinkan pakaian yang dipakai dengan pakaian yang bersih supaya tidak terbuka auratnya.
  7. Letakkan sesuatu di atas perut untuk mengelak dari kembong perutnya.
  8. Harus bagi ahli keluarganya menciumnya (ijmak para sahabat).
  9. Ahli keluarga yang mampu segera tunaikan hutang si mati sekiranya ia menangguhkan hutang, sama ada dibayar dari harta peninggalan si mati atau atas pertolongan waris, kerana pada suatu ketika Rasulullah saw enggan menyembahyang ke atas jenazah yang mempunyai hutang sehingga dibayar hutangnya dan ditunaikan wasiatnya.
  10. Segerakan pengurusan jenazah tersebut. Dari Ali Bin Abi Talib, Sabda Rasulullah saw mahfumnya : “Wahai Ali tiga perkara yang tidak boleh engkau lambatkan, sembahyang apabila masuk waktunya, kebumikan jenazah apabila sudah sedia dan nikahkan anak dara apabila ada jodohnya”.
  11. Mengumumkan kematiannya, kepada sahabat handai dan golongan orang-orang yang soleh agar segera menguruskannya.
  12. Diharamkan ratapan, meraung, menjerit dan diharuskan menangis.
  13. Diharamkan berkabung melebihi tiga hari.
Sunat Menyediakan Makanan Bagi Keluarga Yang Meninggal

Perbuatan ini disunatkan, kerana ia merupakan kewajipan dan pendekatan diri kepada keluarga mayat dan tetangga. Berkata Imam Syafi’e : “Sebaiknya dibuat makanan buat keluarga mayat cukup untuk mengenyangkan mereka selama satu hari satu malam, kerana itu adalah sunat dan merupakan perbuatan orang yang berbudi”. Sabda Rasulullah saw :
“Buatkanlah makanan bagi keluarga Ja’afar, kerana mereka sedang ditimpa musibah yang memilukan”. (Riwayat Abu Daud, Ibnu Majah dan Turmizi)

Para Imam memandang makruh hukumnya jika keluarga mayat menyediakan makanan buat orang yang datang kerana hal ini menambahkan kemalangan mereka, serta meniru perbuatan orang-orang Jahiliah.

Adalah menjadi kewajipan ke atas ahli keluarganya yang terdekat (warisnya) untuk menguruskan jenazah. Seperti memandikan, mengkafankan, menyembahyangkan dan menguburkan jenazah mengikut peraturan-peraturan dan cara-cara yang telah ditetapkan oleh syarak - Ustaz Nor Amin

Kelebihan bersalawat


Tempat tinggal roh (Kelebihan bersalawat) - Abu Bakar r.a telah ditanya tentang ke mana ruh pergi setelah ia keluar dari jasad, maka berkata Abu Bakar r.a : "Ruh itu menuju ke tujuh tempat" :

· Ruh para nabi dan utusan menuju ke syurga Adnin.
· Ruh para ulama menuju ke syurga Firdaus.
· Ruh para mereka yang berbahagia menuju ke syurga Illiyyina.
· Ruh para syuhadaa berterbangan seperti burung disyurga sekehendak mereka.
· Ruh para mukmin yang berdosa akan tergantung di udara tidak di bumi dan tidak di langit sampai hari kiamat.
· Ruh anak-anak orang yang beriman akan berada di gunung dari minyak misik.
· Ruh orang-orang kafir akan berada dalam neraka Sijjin, mereka disiksa beserta jasadnya sampai hari kiamat.

Telah bersabda Rasulullah s.a.w. bahawa : "Tiga kelompok manusia yang akan berjabat tangannya oleh para malaikat pada hari mereka keluar dari kuburnya ialah" :

· Orang-orang yang mati syahid.
· Orang-orang yang mengerjakan solat malam dalam bulan Ramadhan.
· Orang yang puasa hari Arafah.

Rasulullah s.a.w. telah bersabda bahawa, "Malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail A.S. telah berkata kepadaku: Berkata Jibril a.s. : "Wahai Rasulullah, barang siapa yang membaca solawat ke atasmu tiap-tiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan saya bimbing tangannya dan akan saya bawa dia melintasi titian seperti kilat menyambar."

Berkata pula Mikail a.s.: "Mereka yang bersolawat ke atas kamu akan aku beri mereka itu minum dari telagamu."

Berkata pula Israfil a.s.: "Mereka yang bersolawat kepadamu akan aku sujud kepada Allah s.w.t. dan aku tidak akan mengangkat kepalaku sehingga Allah s.w.t. mengampuni orang itu."

Malaikat Izrail a.s. pula berkata : "Bagi mereka yang bersolawat ke atasmu, akan aku cabut ruh mereka itu dengan selembut-lembutnya seperti aku mencabut ruh para nabi-nabi." 

Apakah kita tidak cinta kepada Rasulullah s.a.w.? Para malaikat memberikan jaminan masing-masing untuk orang-orang yang bersolawat ke atas Rasulullah s.a.w. Dengan kisah yang dikemukakan ini, kami harap para pembaca tidak akan melepaskan peluang untuk berselawat ke atas junjungan kita NABI MUHAMMAD s.a.w. Mudah-mudahan kita menjadi orang-orang kesayangan Allah s.w.t., Rasul dan para malaikat.

Wednesday, December 11, 2013

Mak pergi jua akhirnya

28hb. November 2013 bersamaan 24 Muharram 1435H

Al-Fatihah buat ROHANI HAMID
 
Chronologi mak sakit – TUMOR OTAK
 8hb. June 2013 - Awal June (Cuti sekolah) 1 June     
-             Balik kampong dan mak di dapati kurang Bercakap dan berjalan dalam keadaan terhuyung
              hayang dan terhencut-hencut. Tangan kanan lemah.
9hb. June 2013                                  
-             Bawa pergi Klinik Sabariah Kuala Kangsar.
-            Dr. suruh bawak ke hospital kerana darah tinggi naik.
12hb. June 2013                               
-              Bawa mak ke  KL (Damansara)
13hb. June 2013                               
-              Pergi Ustaz di Kajang (mlm)
14hb. June 2013                               
-              Ustaz di Cheras (mlm)
15 June 2013                                     
-              Di serang sawan
16hb June 2013                                
-              Ustaz di Cheras (pagi) / Ustaz di Subang (mlm)
17 June 2013                                     
-              Masuk ward Selayang Hospital (CT Scan & MRI – ada ketumbuhan dalam otak)
27 June 2013                                      -
              Keluar Ward Hospital Selayang setelah di rujuk ke Hospital Sg. Buloh.
12 July 2013 (3 Ramadhan)          
-              Sawan Kali Ke 2. Masuk Hospital Sg. Siput
13 July 2013                                       
-              Keluar Ward
16hb July 2013                                  
 -              bawak mak  ke KL
1 Ogos 2013 (23 Ramadhan)       
-              Balik Ipoh/Sg siput
10hb Ogos 2013                               
-              sebelah badan semakin lemah – tak boleh duduk dan berdiri
11hb. Ogos 2013 (5 Syawal)        
-              collapse-Pergi hospital  Ipoh
-              CT Scan & MRI – Dr. Hospital Ipoh suruh bawak balik dalam keadaan tidak sedarkan diri.
-              Terus bawa mak ke Hospital Sg Buloh pukul 3.30 pagi.
12hb. Ogos 2013                              
 -              7.00 pg sampai - Hospital Sg. Buloh (keadaan sgt lemah)                                                
 -             Mak di tempatkan di ward kecemasan sehingga pukul 2:00 ptg kerana Dr nak kami buat
               keputusan samada nak operation atau tidak. Jika tidak Dr. suroh bawa mak balik dan kami
               terpaksa cakap setuju untuk operation hanya untuk membolehkan mak masuk ward.
-              Nurse tak bagi tunggu kerana pihak hospital nak buat persediaan sebelum operation.
-             Tarikh operation juga telah di tetapkan
14hb Ogos 2013                               
-              Ustaz dtg hospital (adik ustaz malek)
18hb Ogos 2013                               
-              tukar ward (boleh tunggu) setalah kami menangguhkan tarikh pembedahan
-              Still Hospital sg buloh. Pihak hospital sentiasa memberi tekanan supaya mak
               di bedah. Kami dah setuju agar tidak menjalankan operation atas nasihat salah
               seorang Dr. disitu wlaupun lain-lain Dr. marah2 pada kami kerana melengahkan
               keputusan untuk mak di bedah.
20hb. Ogos 2013 (13 Syawal)      
-              Keluar Ward (still tak boleh bangun )
24hb Ogos 2013                               
-              Ambik ubat homeopati di Klinik Aishah As-syifa – Shah Alam
25hb. Ogos 2013 (18 Syawal)      
-              Masuk Ward Ampang Puteri (tak boleh bangun dan makan minum)
30hb Ogos 2013 (23 Syawal)       
-              Keluar Ward
2hb. Sept  2013                                
-              Pergi appointment Klinik Aishah – Shah Alam (Homeopati)
9hb. Sept  2013                                
-              Pergi appointment Klinik Aishah – Shah Alam (Homeopati)
11hb. Sept 2013                               
-              Panggil Ustaz Subang (pagi)  Masuk Ward Ampang Puteri  (ptg)                                                                                                     (tak boleh bangun dan mkan minum)
13hb. Sept 2013                               
-              Keluar  Wad dan Balik Ipoh -berubat dengan ustaz kat Ipoh
23hb. Sept 2013                               
-              Ambil Balik KL
28hb. Sept 2013-7hb Oct 2013   
-              Puchong (Start boleh cakap, sebelah badan yang lumpuh dah boleh bergerak)
-              Ambik ubat kat Ampang Puteri kerana mak demam – 3 Oct 13).
-              Ingatan dan mata mak Kurang baik

 10hb. Oct 2013                                 
-              Ambik ubat di Klinik Aishah (Terapi B17) – Aloe Vera

20hb Oct 2013                                   
-             Mak demam (Ambik ubat Ampang Puteri- 10.00 mlm)
-            Diserang sawan (3 kali-8.30 mlm– 12.00)
-             Pergi Ampang Puteri 12.00 mlm - hanya di beri injection Epilim dan di suruh balik .
-           Dalam perjalanan balik masih di serang sawan.
 
21hb Oct 2013                                   
-              Keadaan bertambah baik terutama ingatan semakin baik

28hb. Oct 2013                                 
-              Klinik Aishah (As-syifaa)
29hb Oct -1hb. Nov 2013                            
-              demam
4hb. Nov 2013                                  
-              Balik Kampung dan kesihatan mak bertambah baik.
10hb. Nov 2013                                
-              ambil ubat ampang putri untuk 1 bulan
24hb. Nov 2013                                
 -              Mak balik KL – sampai pukul 11:00 mlm
27hb. Nov 2013
-             Mak mengadu sakit dada dan badan lemah (Demam)
       
28hb. Nov 2013                                
-              Pukul 5.30 pagi mak di dapati tidak sedarkan diri.
-              Bawa mak ke hospital Ampang Putri pukul  6:30 pagi.
-              Doktor datang pukul 10.00 pagi, cakap keadaan mak tak berapa bagus - masih koma.
-              Mak telah disahkan meninggal pukul 2:00 petang
-              Pukul 4:00 petang jenazah telah di bawa ke Puchong untuk dimandi dan dikapankan.
-              Pukul 7:00 malam bertolak ke Perak dan telah di kebumikan di sana pada pukul 10:30 mlm.
SEDEKAHKAN FATIHAH - SEMOGA SEGALA DOSA-DOSA DIAMPUNKAN ALLAH DAN DI TEMPATKAN
DI KALANGAN ORANG-ORANG YANG BERIMAN. AMIN.....